Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jubah macan

Kilas Balik

Desember 2017. Secara sangat iseng kemaren buka tweet-tweet lama. Iya, saya scroll sampe tweet bertahun-tahun lamanya. Segabut itu. Sebenernya mau scroll sampe tweet pertama sih tapi entah kok nggak bisa, mentok di tanggal 17 Mei 2012. Jadi keinget yang dulu-dulu. Sebuah kilas balik. SMA. Seru sih. Manis-manis pahit gimana gitu kayak kopi pake gula. Semua berawal dari akhirnya secara tiba-tiba mendaftar SMA di kotabaru padahal hati maunya SMA deket bonbin. Tapi ya sudahlah sukanya emang berubah keputusan di detik-detik terakhir. Masuk SMA situ langsung kaget sama ospeknya yang yaAllah, gila. Ospek+makrab kuliah jadi terasa sangat ringan. Awal sekolah udah dibuat tertekan aja. Lalu masuk kelas X4 a.k.a Djipad yang isi anak-anaknya bikin ketawa mulu selama setahun sekelas. Iya saking ketawa mulu, djipad ini rata-rata kelasnya terendah seangkatan, bego sih. Tapi banyak banget anak djipad yang kemudian jadi ketua ini itu. Jadi cukup bangga, walau saya tidak menjadi apa-apa. Tahun ...

Antigone: A Big Success!

Gambar
Di musim hujan, di musim kering Di musim salju, ia garap bumi........ Ia garap bumi...... Scene 1. Lagu itu masih sering berputar di otakku tanpa diminta, padahal udah H+8. Bahkan temen temen yang bukan pemain di ANTIGONE pun masih sering menyanyikan lagu itu di kelas. Akhirnya, lewatlah sudah! Hari yang berdarah Barisan Argos pun telah kalah Scene 3A. Scene yang koreografinya bikin pengen gantung diri. Gerakannya kayak mau breakdance, setiap selesai latian koreo scene ini pasti berasa kayak habis lari keliling sekolah, capeknya demi dewata -_- Undang-undang! Undang-undang adalah unsur penjagaan Undang-undang menjaga kehidupan Undang-undang mencegah kekacauan Scene 3B. Kemarin upacara, waktu pembacaan Pembukaan UUD 1945, yang terlintas di otakku malah isi Undang-undang nya Thebes ini. Aku takut, besok kalo ulangan PKn, disuruh nulis pembukaan UUD yang aku tulis Undang-undang yang ini gimana. Apasih, Tan -_- Dan lihat siapa yang tertangkap?! ANTIG...

Mum Knows The Best

Sampai saat ini, orangtuaku masih belum tau kalau aku ikut main pentas besar Jubah Macan. Dan entahlah sampai kapan harus menyembunyikannya. Membertihu? Tentu saja ingin. Tapi aku tidak siap memperoleh kata "Tidak boleh!". Mereka sudah memberiku rambu - rambu merah untuk JM :( Namun.....suatu ketika saat makan malam. Seperti biasa, dengan teknik penceritaanku yang berlebihan. Aku mendapatkan rambu - rambu lain. Rambu - rambu kali ini berwarna hijau! Aku : Ah, sampe sekarang masih nggak nyangka aku bisa sekolah di Padmanaba Ibu: Padahal dulu, setinggi - tingginya NEM mu, kamu pengennya masuk SMA *beep* Aku: Aku jadi nggak paham kok bisa diterima di sekolah ini..... Ibu: Tapi coba dulu kamu jadi sekolah di SMA *beep* , kamu nggak akan menemukan sebuah keluarga baru yang mengajarkan kebersamaan dan kebahagiaan sederhana kayak di Padmanaba kan? Aku: Umm....Iya sih Ibu: Coba   kalo kamu jadi sekolah di SMA *beep* , kamu nggak akan menemukan sebuah keluarga lain yang bikin ka...

Musikal Burung Bulbul

Gambar
Inilah Musikal Burung Bulbul!!! (Deg!) Entahlah bagaimana harus sembunyikan grogi dibalik senyum Musik mulai mengalun dengan tertata dan........ Ahoy Ahoy! Agungnya Cina mahadaya Ahoy Ahoy! Megahnya Cina yang digdaya Tuhan, tolong lancarkan pementasan ini Apabila anda cari seorang bintang, yang paling terang dari gelapnya angkasa...... Oh, tepuk tangan penonton terdengar lagi!  Coklat! Coklat! Coklat! Coklat! Setitik penuh tipu! Setitik penuh dusta! Gelak tawa penonton mulai menggema di gedung Societet  Perdana menteri berhasil cairkan keringnya suasana OH KEHIDUPAN GLAMOUUUURR!! Yak, saatnya berdansa.... sekali lagi riuh tepuk tangan itu memasuki ruang telinga. Berhasil! Mimpi buruk yang akan iringi kematiannya Bencana yang akan mengikuti kepergiannya Fuh! Lilin telah mati, namun...kenapa penonton tertawa? Ini kan berduka.... ah okay Tidakkah kau ingat ini? Tidakkah kau ingat itu? Yang baik dan buruk dimasa lalu Klimaks, ah,...