Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2011

8 Hours Are Ours

Gambar
"Awal yang berantakan belum berarti akan  berakhir dengan berantakan pula" Awalnya memang agak berantakan, kemarin pagi, aku nggak bisa bawa motor, karena motornya mau dipake gitu. Padahal aku harus ke sekolah dulu karena ada urusan, baru jam 1 ke MovieBox. Gue panik.

"Aku ke MB naik apa nih? Jadi ke MB nggak ya nih? Aduh gimana?" pikirku

Plis Tan, yang punya motor nggak cuma kamu doang. Nah benar juga! Aku SMS semua orang untuk meminta tebengan. Dan.....hanya Danet yang bales. Danet....you are my hero today*mata berkaca - kaca*. Jam 1, aku ditelpon Danet, ternyata dia udah di SMP 5.

Bla bla bla

Sampailah aku di MB ditebengin Danet.....deg! ada Della!

"Intan????" kata Della dengan muka heran, melongo, bengong, tercengang.

"Della????" Jawabku panik. Jangan - jangan.... Della pacar Danet? Plak! Ya nggak lah Tan.

Bla bla bla

Aku masuk ke MB, ternyata di MB baru ada Gilang sama Nilta. Berantakan.

"Nontonnya jam 3" Ucap Nilta. *gue tewas seketika*

Titik dua, buka kurung

Bahasa Indonesia mengajarkanku dengan berbagai tanda baca.
Titik, koma, tanda petik, titik dua, dan lain sebagainya.
Mungkin "titik-dua buka-kurung" bukan salah satu bahan ajaran di tanda baca Bahasa Indonesia
Tapi titik-dua buka-kurung yang mengajarkanku
Ya, mengajarkanku untuk menjaga perkataan
Agar yang kita utarakan tidak membuat hati orang itu berakhir dengan "titik-dua buka-kurung"
Dengan pena tinta hitam, Intan Prendanadia