Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Karya Wisata 69

Gambar
Bromo-Malang, 8 - 11 Desember 2012.

Day 1. (9 Des)
Ini first time aku ke Jawa Timur broooooo!. Oke, aku dan 149 anak 69 lainnya berangkat dari sekolah tgl 8 Desember jam 2 siang, diperkirakan sampe Bromo jam 2 pagi, terus naik jeep, terus sampe sana liat sunrise. Jadi intinya, 12 jam di bis, pantatku terkikis sempurna.


Unlucky us! Sunrise nya nggak kelihatan karena mendung. Sedih deh, udah dibela-belain kedinginan padahal.
Siangnya ke Taman Safari Indonesia II, yang katanya Taman Safari terbesar se Asia gitu.


Hewannya banyaaaaak banget, walau didominasi sama rusa. Tapi the most beautiful ya zebra lah.

Day 2. (10 Des)
Pagi - pagi habis sarapan langsung keperkebunan apel gitu.


Jadi, kalo makan apel disana gratis, sepuasnya. Terus kalo mau bawa pulang buat oleh - oleh, sekilo nya berapa gitu. Atas dasar gratis dan ibu melarang aku bawa oleh - oleh, aku makan sekitar 6 apel disana, dimana yang lain sibuk milihin apel buat dibawa pulang.

Terus ke Jawa Timur Park 1. Nggak ada foto, karena terlalu a…

04.11 pm

Mereka bilang, "orang beruntung bisa mengalahkan orang pintar."
Tapi sayangnya, keberuntungan tidak selamanya di tangan kita. Lagipula, tidak ada yang bisa memastikan kapan keberuntungan berada di pihak kita. Mungkin menjadi pintar adalah pilihan yang lebih aman? 
Entahlah, Intan T Prendanadia

Conversation

F: Eh yo, kamu tu suka dia nggak sih?
R: Enggak lah, masa aku suka sama punyanya orang lain
I: Jadi sukanya kalo dia nggak punya orang kali
F: Iya ya? Yo, kalo dia nggak punyanya orang lain, kamu suka dia?
R: Ya gimana, kan aku punya hak untuk menyukai orang
I: Yaaaaah sedih
R: Sedih lah, sedih banget

"Karena setiap orang punya hak untuk menyukai"
Yang juga mempunyai hak, Intan Prendanadia

HBD! #3

Gambar
Jumat, 10 Agustus 2012
Rumah Joglam

Hari itu, harusnya jadi hari buber Cheper yang biasa. Buka bersama temen temen sekelas SMP, sholat bareng, nggosip, temu kangen, pokoknya (harusnya) normal.
Buber berjalan biasa, tapi karena lagi nggak sholat, waktu sholat maghrib, aku bersama Mahran dan Lely foto foto di balkon. Memanfaatkan waktu luang selayaknya lah. 


Bla bla blaaaaaaaaaaa.
Selesai sholat isya + tarawih, aku sama Mahran masih di kamar adiknya Joglam, Lely nggak tau dimana. Aku sibuk nonton sinetron Putih Abu Abu. Dan Mahran sibuk main Tap Tap level Easy wkwkwkw =)). Easy cobak, inget umur to Bah -_-.
Tiba - tiba, disaat Nina dan teman2nya di Putih Abu Abu lagi nge-dance alay banget.....enggak, aku nggak belajar ngikutin dance nya, tapi tiba tiba.......

"Happy birthday Intaaaaan! Happy birthday Intaaaaan! Happy birthday, happy birthday, happy birthday Intaaaaan!" Halin bawa kue dengan lilin nyala, sekelas masuk ke kamar, lampu dimatiin, pintu ditutup. Astaga, sumpah, demi apa, …

HBD! #2

Gambar
HAPPY BIRTHDAY for me. 21st July 2012









Ucapan dari Ninis. Kalimat terakhirnya ngena. Ninis juga bikin post untuk aku di blognya, aku mati bacanya :')




Ah, 16 tahun. Semoga semakin bertambah usia. Intan makin nggak galak. Makin. MAKIN lho ya. Dasarnya nggak galak kok....... :)

Love,  Intan T Prendanadia

Bersin

Pernah hitung berapa kali kalian bersin dalam sehari? Aku pernah. Nggak usah heran-_-. Ya akhir akhir ini. Semua gara - gara ibuku.

Aku: *bersin* *bersin lagi* *bersin lagi*
Ibu: Coba setiap hari dihitung deh, sehari kamu bersin berapa kali.

Aku lakuin saran ibuku itu, dan akhirnya........semua orang bilang aku aneh, freak, dll -____-

"Kamu pernah lupa hitung bersinmu nggak?", tanya Denisha.
Sialan, aku juga baru ngitung semenjak 3 hari yang lalu Den, jahat amat.

Tapi karena saran ibuku itu, aku jadi tau rata - rata sehari aku bersin berapa kali. Setelah ada basic theory, dibikin tabel, percobaan pertama, kedua, ketiga, sampe keempat, diperoleh hasil, dibikin kurva, dan conclussion nya: aku bersin rata - rata 10 kali sehari dalam keadaan sehat (nggak lagi flu). Normal kan ya? ;) NORMAL KAN?BILANG NORMAL, plis :(

Ah, nggak tau. Mungkin aku harus operasi hidung. Biar daya hisap hidung nggak separah ini......

*bersin*, Intan Prendanadia

Karena UKK belum berakhir.....

Gambar
Ini bukan megeluh tentang UKK atau gimana, tapi ya emang UKK nya belum selesai. Satu hari lagi......Satu hari lagi......SATU HARI LAGI WOY!!!! Nggak sabar pengen cepetan selesai, iya selesai segalanya, selesai UKK tanpa remedi (ra mungkin -_-).
Kendala yang terjadi selama UKK ini: masih nggak niat belajar, nggak punya jejeran (jadi galau), selalu tergoda untuk menggambar di kertas soal (hasilnya=kehabisan waktu)

Hmm.....selalu tergoda untuk menggambar di kertas soal. Iya. Bener. Banget. Gimana gitu. Akhirnya lupa waktu. Lupa soal. Lupa diri. Aku siapa? *tampar* *PLAK!*. Fokus, iya, nggambar di kertas soal itu mengalihkan segalanya. Jadi lupa kalo ada banyak soal yg belum diisi, jadi lupa kalo waktunya tinggal dikit. Jadi lupa diri. Ah karepmu lah, Tan -_-.



Well, apa solusinya biar nggak tergoda untuk menggambar di kertas soal???? Well lagi,AKU REMEDI SEJARAH. Mungkin gara gara kebanyakan nggambar gini ya.............
Dengan penciltic warna cokelat, Intan Prendanadia

Karena UKK itu tidak sederhana......

Ini sama halnya kayak "Bahagia itu sederhana", tapi UKK itu nggak bahagia, jadi UKK itu tidak sederhana....... Kalo UKK itu tidak sederhana, kenapa aku malah bikin post bukannya belajar? nggak usah tanya kenapa. Ini udah hari kedua UKK. Nggak usah dibahas gimana UKK ku 2 hari ini!
Hal yang paling nggak aku sukai ketika UKK adalah saat pulang dari sekolah, sampe rumah orang tua nanyain "bisa nggak?". Bah, benci kali aku dengan pertanyaan itu. Maka, untuk mencegah kemungkinan seminggu ditanyain itu mulu, hari pertama UKK aku sms bapak-ibu gini:
"Nanti sampe rumah nggak usah nanya bisa ngerjain atau enggak ya. Anggep aja aku bisa ngerjain. Makasih"
Dan hasilnya, 2 hari ini bapak-ibu nggak nanyain~~~~ Ini normal kan? aku nggak aneh kan? aku nggak durhaka kan?
Sebenernya aku nggak suka pertanyaan itu karena nggak tau harus jawab gimana. Kalo misal aku jawab "bisa ngerjain", eh ternyata besok nilaiku jelek, mereka kecewa gimana. Kalo aku jawab "E…

Antigone: A Big Success!

Gambar
Di musim hujan, di musim kering
Di musim salju, ia garap bumi........
Scene 1. Lagu itu masih sering berputar di otakku tanpa diminta, padahal udah H+8. Bahkan temen temen yang bukan pemain di ANTIGONE pun masih sering menyanyikan lagu itu di kelas.
Akhirnya, lewatlah sudah! Hari yang berdarah Barisan Argos pun telah kalah
Scene 3A. Scene yang koreografinya bikin pengen gantung diri. Gerakannya kayak mau breakdance, setiap selesai latian koreo scene ini pasti berasa kayak habis lari keliling sekolah, capeknya demi dewata -_-
Undang-undang! Undang-undang adalah unsur penjagaan Undang-undang menjaga kehidupan Undang-undang mencegah kekacauan
Scene 3B. Kemarin upacara, waktu pembacaan Pembukaan UUD 1945, yang terlintas di otakku malah isi Undang-undang nya Thebes ini. Aku takut, besok kalo ulangan PKn, disuruh nulis pembukaan UUD yang aku tulis Undang-undang yang ini gimana. Apasih, Tan -_-
Kekuatan apa gerangan Yang mengisi pipi gadis itu? Yang memberi seribu mimpi yang menghiasi bumi

Scene 6. Yan…

Antigone

Gambar
Teater Jubah Macan Padmanaba
proudly presents
Pentas Besar
"ANTIGONE"
"Manusia harus dimanusiakan"

Concert Hall, Taman Budaya Yogyakarta Ticket: VVIP 35000, VIP A 30000, VIP B 25000, Festival 15000 Ticketbox: SMA N 3 Yogyakarta (Senin-Sabtu 14.30-17.00) Cp.Ella 085643220030 Shafa 08562938226
Jadilah saksi di fajar nanti, kan kita bela, kita bawa kemanusiaan pada terang!

Saksi di fajar kemanusiaan, Intan. T. Prendanadia

Pelajaran Hari Ini

22 Maret 2012
(di DBL)

"Aku kecewa e kalo liat 1 sewon atau stece gagal masukin bola. Pokoknya bahagia kalo ada yang masukin. Aku cuma suka liat mereka bahagia. Rasanya ikut bahagia."

Bahagia itu beneran sederhana. Sebahagia ketika melihat orang lain bahagia. Seperti melihat senyum mereka bisa membuat kita merasakan kebahagiaan mereka. 

"Aku ikut bahagia kalo smada menang hari ini."

Bahagia ketika orang lain bahagia. Terutama orang lain itu adalah orang - orang yang bermakna bagi kita. Mencoba bahagia karena melihat orang lain bahagia itu nggak sulit. Kecuali cemburu.


Intan Prendanadia

Absurd

Gambar
Semenjak SMA, aku sering kalo pulang sekolah sendiri, nggak langsung pulang. Nggak mampir mana - mana, cuma lewat jalan yang bikin muter dan lama sampe rumah. 

Pernah mau pulang, pilih lewat jalan malioboro, kejebak macet, akhirnya sampai dirumah 10 menit kemudian. Pernah mau pulang, pilih jalan lewat mandala krida, nnyasar, akhirnya sampe dirumah 15 menit kemudian. Pernah mau pulang, pilih lewat daerah UGM, kebablasan sampe monjali, akhirnya sampe dirumah 20 menit kemudian............ Aku aneh banget ya Allah.

Aku bosan sama pemandangan rute sekolah ke rumah. Udah 3 tahun lebih aku melewati jalan yang sama, pemandangan yang sama -____- Rumahku di Terban, daerah SMP 1. Nggak deket - deket banget, tapi tetep pemandangannya sempit, bosan.

Aku nggak bisa bayangin kalo tiba - tiba nggak boleh bawa motor lagi. Perjalanan pulang bakal flat lagi.

Baiklah.

Sekian.

Intan Prendanadia

Seni

Gambar
"Semua orang punya bakat seni. Tapi untuk meneruskan bakatnya itu, tergantung pada pribadi masing - masing, mau atau tidak?"
Ada 1 bidang seni yang cukup aku kuasai sejak kecil, seni rupa. Tapi tidak begitu aku tekuni. Karena sejujurnya memang aku tidak suka mempelajari seni rupa. Bodoh memang.
Hasil gambaranku di atas kanvas ukuran 100cm x 100cm. Sekarang dirumah ada 2 kanvas berukuran sama, dengan gambar setengah jadi. Aku males ngelanjutinnya.............

Tugas zaman SD. Aku suka banget sama karya ini. Itu rumahnya juga punya halaman belakang :3. 

Sebagai tugas sekolah. Materinya disuruh bikin topeng dengan bahan dasar tempurung kelapa dan koran, jadinya kayak gini deh. 

Setelah dilihat, masa SD ku lebih kreatif daripada sekarang. Ah, semoga semester depan boleh pindah seni rupa. Karena itu tempatku.

"Kamu ikut seni tari? Kamu telah menyalahi kodratmu, nak.......," kata Ibu.


Sekian.


Wait, so, how about you? What ART you doing? 9 - 11 March 2012, at Taman Budaya Yogyakarta

Mum Knows The Best

Sampai saat ini, orangtuaku masih belum tau kalau aku ikut main pentas besar Jubah Macan. Dan entahlah sampai kapan harus menyembunyikannya. Membertihu? Tentu saja ingin. Tapi aku tidak siap memperoleh kata "Tidak boleh!". Mereka sudah memberiku rambu - rambu merah untuk JM :(
Namun.....suatu ketika saat makan malam. Seperti biasa, dengan teknik penceritaanku yang berlebihan. Aku mendapatkan rambu - rambu lain. Rambu - rambu kali ini berwarna hijau!
Aku: Ah, sampe sekarang masih nggak nyangka aku bisa sekolah di Padmanaba Ibu: Padahal dulu, setinggi - tingginya NEM mu, kamu pengennya masuk SMA *beep* Aku: Aku jadi nggak paham kok bisa diterima di sekolah ini..... Ibu:Tapi coba dulu kamu jadi sekolah di SMA *beep*, kamu nggak akan menemukan sebuah keluarga baru yang mengajarkan kebersamaan dan kebahagiaan sederhana kayak di Padmanaba kan? Aku: Umm....Iya sih Ibu: Cobakalo kamu jadi sekolah di SMA *beep*, kamu nggak akan menemukan sebuah keluarga lain yang bikin kamu pulang selalu le…